Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud

Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud.

Made-cat.com – PPDB 2020/2021, Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020/2021 didasarkan Surat Edaran Mendikbud bernomor 4 tahun 2020 tentu berbeda dengan tahun sebelumnya.

Informasi tentang PPDB tahun ajaran 2020/2021 yang benar akan sangat dibutuhkan orang tua murid yang akan mendaftarkan sekolah anaknya.

Untuk di ketahui bahwa PPDB tahun ini harus Berdasarkan SE Mendikbud nomor 4 tahun 2020 dan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dinas Pendidikan dan sekolah diminta menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara fisik di sekolah;

b. PPDB pada Jalur Prestasi dilaksanakan berdasarkan:

akumulasi nilai rapor ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir; dan/atau prestasi akademik dan non-akademik di luar rapor sekolah;

c. Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan mekanisme PPDB daring.

Sedangkan Prinsip Pelaksanaan PPDB masih tetap sama yaitu, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) harus dilaksanakan dengan berdasarkan pada prinsip Nondiskriminatif, Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan.

Baca terlebih dahulu :

Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020.

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan

Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilaksanakan secara Online bertujuan untuk menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, non-diskriminatif, dan berkeadilan dalam rangka mendorong peningkatan akses layanan pendidikan. Selain itu PPDB juga menjadi upaya pemerintah untuk pemerataan pendidikan, sehingga tidak terdapat lagi beberapa sekolah yang sangat diminati oleh pendaftar, sedangkan di beberapa sekolah lainnya kurang peminat.

Di beberapa kasus, siswa yang berdomisili di sekitar sekolah tetapi tidak diterima masuk ke sekolah yang diminati dan harus mendaftar ke sekolah lain yang lebih jauh tentunya menimbulkan permasalahan tersendiri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam hal ini mencoba menyolusikan yang tertuang dalam Permendikbud No. 44 Tahun 2019 tentang PPDB.

Telkom SIAP PPDB Online hadir untuk mendukung implementasi PPDB sesuai Permendikbud No. 44 Tahun 2019 dengan tetap mengedepankan kebutuhan masing-masing Pemerintah Daerah Provinsi/Kota/Kabupaten terkait zonasi domisili dengan sekolah yang fleksibel dan terukur.

Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud

Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud.

Masih mengacu pada Permendikbud No 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dibagi beberapa jalur, antara lain :

Jalur Prestasi

Jalur Prestasi adalah Jalur yang diperuntukan bagi para calon siswa yang memiliki prestasi dan berada di luar zonasi sekolah sepanjang memenuhi persyaratan. Nilai UN atau Ujian Sekolah maupun Prestasi dari perlombaan dapat digunakan sebagai penentuan seleksi.

Kuota untuk jalur prestasi, dapat fleksibel menyesuaikan dengan kuota pada jalur lain sesuai dengan kondisi setiap daerah.

Contoh daerah yang menerapkan:

Lingkup Provinsi: Prov. Lampung, Prov. Kalimantan Timur dan Prov. Bali

Lingkup Kota dan Kabupaten: Kota Cimahi, Kota Makassar, Kota Dumai dan beberapa daerah lainnya

Jalur Perpindahan Orang tua/Wali

Jalur Perpindahan Orang tua/Wali adalah jalur yang dapat ditujukan untuk anak guru dan juga bagi calon pendaftar dari luar daerah yang bersangkutan dikarenakan orang tuanya yang pindah domisili karena tugas, dibuktikan dengan adanya surat tugas.

Jumlah kuota peserta didik diterima paling banyak adalah 5% (lima persen) dari total jumlah keseluruhan daya tampung sekolah.

Contoh daerah yang menerapkan:

Lingkup Provinsi: Prov. Riau dan Prov. Sulawesi Utara

Lingkup Kota dan Kabupaten: Kab. Kulonprogo dan Kab. Temanggung

Jalur Afirmasi

Jalur Afirmasi diperuntukan bagi pendaftar yang berasal dari ekonomi tidak mampu, dibuktikan dengan keikutsertaan dalam program penangan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pada jalur ini juga dapat dimanfaatkan bagi peserta kurang mampu baik dari dalam maupun dari luar wilayah zonasinya.

Kuota pada jalur afirmasi ini paling sedikit 15% (lima belas persen).

Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud.

Jalur Zonasi

Jalur Zonasi merupakan jalur yang diperuntukan untuk siswa yang berdomisili di wilayah zonasi yang ditetapkan pemerintah daerahnya. Domisili tersebut harus berdasarkan alamat pada kartu keluarga atau dokumen resmi lainnya. Jalur ini juga mengakomodir pagi siswa penyandang disabilitas. Jumlah peserta didik diterima paling sedikit adalah 50% (sembilan puluh persen) dari daya tampung sekolah.

Model dan konsep zonasi sekolah merupakan wewenang dari masing-masing Pemerintah Daerah sesuai kewenangannya. Berikut adalah beberapa konsep zonasi terdekat sekolah yang digunakan sebagai dasar seleksi pada SIAP PPDB Online Telkom adalah sebagai berikut:

1.Zonasi Tabel Jarak

Menentukan nilai zona berdasar pada bobot nilai yang sudah ditentukan dalam tabel.

2. Zonasi Model Batas Daerah (Kota/Kab, Kecamatan, Kelurahan, RW, RT)

Batas daerah sebagai area zonasi pada lokasi sekolah untuk menentukan daerah yang termasuk dalam zona dan luar zona.

3. Zonasi Radius Jarak Mapping

Menentukan zona sekolah berdasarkan radius yang sudah di otomatisasi oleh sistem berdasarkan radius tempat tinggal dengan sekolah.

Radius pointing diset oleh operator sekolah mengacu pada titik lokasi sekolah dengan titik lokasi tempat tinggal siswa.

4.Zonasi Model Rayon

Zonasi model ini digunakan untuk menentukan Sekolah-sekolah sesuai rayon yang sudah ditetapkan, agar mengurangi pengelompokan pilihan pada Sekolah Favorit.

Zonasi model rayon tidak terbatas berdasarkan wilayah administrarif saja, tapi dapat juga disesuaikan dengan pembagian-pembagian rayon dengan kriteria tertentu. Semisal, pembagian sekolah unggulan dan tidak, dan lain sebagainya.

5. Zonasi Pilihan Sekolah

Model zonasi yang dapat membatasi pilihan sekolah tujuan berdasarkan asal lulusan sekolah siswa.

6. Zonasi Berdasarkan Jarak Tempuh

Model ini untuk menentukan perhitungan jarak, dari domisili dengan sekolah tujuan berdasarkan dengan jarak tempuh menggunakan kendaraan tertentu.

Contoh daerah yang menerapkan:

Lingkup Provinsi: Prov. DKI Jakarta, Prov. Jawa Tengah dan Prov Sulawesi Selatan

Lingkup Kota dan Kabupaten: Kota Malang, Kota Samarinda, Kota Kupang dan beberapa daerah lainnya

Persyaratan Calon Peserta Didik PPDB 2020/2021

  1. Persyaratan calon peserta didik baru pada TK
  • Berusia 5 (lima) tahun atau paling rendah 4 (empat) tahun untuk kelompok A.
  • Berusia 6 (enam) tahun atau paling rendah 5 (lima) tahun untuk kelompok B.
  1. Persyaratan calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD
  • Berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun
  • Berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
  • Sekolah wajib menerima peserta didik yang berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun.
  • Pengecualian syarat usia paling rendah 6 (enam) tahun, yaitu paling rendah 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.
  1. Persyaratan calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) SMP
  • Berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
  • Memiliki ijazah SD/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas 6 (enam) SD.
  1. Persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA atau SMK
  • Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
  • Memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas 9 (sembilan) SMP.
  • SMK dengan bidang keahlian, program keahlian, atau kompetensi keahlian tertentu dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru kelas 10 (sepuluh).

Prosedur PPDB Tahun 2020 Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud.

Demikian Informasi ini, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

Made-cat.com – Pembagian Zonasi PPDB SMA Negeri sekolah di wilayah Kab Kebumen. PPDB SMA SMK Kab Kebumen 2020. Pembagian Wilayah Zona Pendaftaran SMAN Kab Kebumen JATENG tahun ajaran 2020 2021.

Informasi Zonasi PPDB SMA di Kab Kebumen adalah Salah satu hal yang perlu anda perhatikan ketika akan mendaftar di SMA Negeri Kab Kebumen adalah Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen 2020 2021.

Zonasi PPDB SMAN Kab Kebumen untuk masing-masing sekolah SMA Negeri di Kab Kebumen telah menentukan pembagian wilayah zonasi pendaftaran sekolah.

Tahap awal ketika anda ingin mendaftar di suatu sekolah adalah memilih sekolah yang terdekat dengan tempat anda tinggal yang masuk dalam zona pendaftaran.

Zonasi sekolah SMA Negeri Kab Kebumen sendiri dibatasi oleh beberapa Kecamatan kelurahan yang terdekat di sekolah.

Admin sarankan usahakan anda mendaftar di sekolah yang berada di zona 1.

Banyak pertanyaan semacam ini :

Apakah saya harus mendaftar di sekolah yang ada dalam satu zonasi dengan alamat tinggal saya?

Sebaiknya iya, karena kuota untuk pendaftar dalam satu zonasi cukup besar, yaitu 90% dari daya tampung.

Apakah saya bisa mendaftar di sekolah yang berbeda zonasinya?

Sebenarnya bisa saja, tetapi tingkat persaingannya cukup tinggi, karena anda yang mendaftar di sekolah yang berbeda zonanya pendaftarannya melalui jalur siswa berprestasi atau perpindahan orang tua.

Dimana kuota pendaftarannya hanya sebesar 10% dari daya tampung sekolah.

Apabila hasil ujian nasional anda cukup tinggi, dan anda yakin nilai anda bisa bersaing, ya anda dapat mencoba mendaftar lintas zona.

Baca terlebih dahulu

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

Pembagian wilayah Pembagian Wilayah Zonasi Pendaftaran SMA Negeri Kab Kebumen 2020 2021 adalah meliputi semua wilayah di kecamatan tersebut dan juga kecamatan di sekitarnya.

KAB. KEBUMEN

LOKASI, ALAMAT, TELEPON

SMAN 1 AYAH KAB. KEBUMEN, JL. LOGENDING KM.03 CANDIRENGGO, AYAH, KEBUMEN, 08112936999

SMAN 1 BULUSPESANTREN KAB. KEBUMEN, DESA WALUYO, BULUSPESANTREN.

SMAN 1 GOMBONG KAB. KEBUMEN, JL. SEMPOR LAMA NO. 64 GOMBONG, 0287 471170

SMAN 1 KARANGANYAR KAB. KEBUMEN, JL. KEMAKMURAN NO. 51 KARANGANYAR.

SMAN 1 KARANGSAMBUNG KAB. KEBUMEN, DESA KARANGSAMBUNG, KEC. KARANGSAMBUNG, KAB. KEBUMEN.

SMAN 1 KEBUMEN KAB. KEBUMEN, JL. MAYJEND SUTOYO NO. 7 KEBUMEN, 0287-381407

SMAN 2 KEBUMEN KAB. KEBUMEN, JL. CINCIN KOTA 8 KEBUMEN, 0287381820

SMAN 1 KLIRONG KAB. KEBUMEN, JL. RAYA KLIRONG, (0287) 6601165

SMAN 1 KUTOWINANGUN KAB. KEBUMEN, JL. RAYA BARAT 185 KUTOWINANGUN, 0287 661039

SMAN 1 MIRIT KAB. KEBUMEN, DESA TLOGODEPOK, TLOGODEPOK, MIRIT, KAB. KEBUMEN, JAWA TENGAH, (0287) 6651098

SMAN 1 PEJAGOAN KAB. KEBUMEN, KEBULUSAN PEJAGOAN.

SMAN 1 PETANAHAN KAB. KEBUMEN, JALAN DESA TRESNOREJO PETANAHAN.

SMAN 1 PREMBUN KAB. KEBUMEN, JL. WADASLINTANG 12 PREMBUN KEBUMEN, 0287-662055

SMAN 1 ROWOKELE KAB. KEBUMEN, DESA ROWOKELE, ROWOKELE, 08112668516

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

 

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen

Zonasi ppdb SMAN 1 KEBUMEN KAB. KEBUMEN. http://www.sman1kebumen.sch.id/

1        Kab. Kebumen – Alian – Bojongsari – 7.8 km

2        Kab. Kebumen – Alian – Jatimulyo – 3.7 km

3        Kab. Kebumen – Alian – Kalijaya – 8.1 km

4        Kab. Kebumen – Alian – Kaliputih – 16.4 km

5        Kab. Kebumen – Alian – Kalirancang – 12.1 km

6        Kab. Kebumen – Alian – Kambangsari – 5.6 km

7        Kab. Kebumen – Alian – Karangkembang – 7 km

8        Kab. Kebumen – Alian – Karangtanjung – 4.3 km

9        Kab. Kebumen – Alian – Kemangguhan – 6.9 km

10      Kab. Kebumen – Alian – Krakal – 12 km

11      Kab. Kebumen – Alian – Sawangan – 9.9 km

12      Kab. Kebumen – Alian – Seliling – 8.5 km

13      Kab. Kebumen – Alian – Surotrunan – 7.2 km

14      Kab. Kebumen – Alian – Tanuharjo – 6 km

15      Kab. Kebumen – Alian – Tlogowulung – 13.1 km

16      Kab. Kebumen – Alian – Wonokromo – 13.4 km

17      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Ambalkumolo – 11.6 km

18      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Ampih – 12.2 km

19      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Arjowinangun – 11.6 km

20      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Ayamputih – 15.9 km

21      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Banjurmukadan – 13.6 km

22      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Banjurpasar – 15.7 km

23      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Bocor – 11.3 km

24      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Buluspesantren – 12.7 km

25      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Indrosari – 13.5 km

26      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Jogopaten – 10.4 km

27      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Kloposawit – 10 km

28      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Maduretno – 13.4 km.

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

29      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Rantewringin – 9.3 km

30      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Sangubanyu – 9.6 km

31      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Setrojenar – 14.3 km

32      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Sidomoro – 7.6 km

33      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Tambakrejo – 9.5 km

34      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Tanjungrejo – 9.1 km

35      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Tanjungsari – 7.4 km

36      Kab. Kebumen – Buluspesantren – Waluyo – 13.2 km

37      Kab. Kebumen – Karangsambung – Banioro – 17.3 km

38      Kab. Kebumen – Karangsambung – Kaligending – 14.6 km

39      Kab. Kebumen – Karangsambung – Kalisana – 18.3 km

40      Kab. Kebumen – Karangsambung – Karangsambung – 18.2 km

41      Kab. Kebumen – Karangsambung – Kedungwaru – 12.2 km

42      Kab. Kebumen – Karangsambung – Langse – 16.7 km

43      Kab. Kebumen – Karangsambung – Pencil – 12.3 km

44      Kab. Kebumen – Karangsambung – Plumbon – 15.1 km

45      Kab. Kebumen – Karangsambung – Pujotirto – 20.5 km

46      Kab. Kebumen – Karangsambung – Seling – 9.9 km

47      Kab. Kebumen – Karangsambung – Tlepok – 20 km

48      Kab. Kebumen – Karangsambung – Totogan – 22.8 km

49      Kab. Kebumen – Karangsambung – Wadasmalang – 19 km

50      Kab. Kebumen – Karangsambung – Widoro – 7.6 km

51      Kab. Kebumen – Kebumen – Adikarso – 4.1 km

52      Kab. Kebumen – Kebumen – Argopeni – 8.7 km

53      Kab. Kebumen – Kebumen – Bandung – 7.1 km

54      Kab. Kebumen – Kebumen – Bumirejo – 0 km

55      Kab. Kebumen – Kebumen – Candimulyo – 5 km

56      Kab. Kebumen – Kebumen – Candiwulan – 5.3 km.

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

57      Kab. Kebumen – Kebumen – Depokrejo – 6 km

58      Kab. Kebumen – Kebumen – Gemeksekti – 2.3 km

59      Kab. Kebumen – Kebumen – Gesikan – 7.9 km

60      Kab. Kebumen – Kebumen – Jatisari – 6.4 km

61      Kab. Kebumen – Kebumen – Jemur – 3.2 km

62      Kab. Kebumen – Kebumen – Kalibagor – 9 km

63      Kab. Kebumen – Kebumen – Kalijirek – 4.8 km

64      Kab. Kebumen – Kebumen – Kalirejo – 5 km

65      Kab. Kebumen – Kebumen – Karangsari – 2.8 km

66      Kab. Kebumen – Kebumen – Kawedusan – 2.6 km

67      Kab. Kebumen – Kebumen – Kebumen – 1.2 km

68      Kab. Kebumen – Kebumen – Kembaran – 3.2 km

69      Kab. Kebumen – Kebumen – Kutosari – 1.2 km

70      Kab. Kebumen – Kebumen – Mengkowo – 8.4 km

71      Kab. Kebumen – Kebumen – Muktisari – 6.2 km

72      Kab. Kebumen – Kebumen – Murtirejo – 6.5 km

73      Kab. Kebumen – Kebumen – Panjer – 2.5 km

74      Kab. Kebumen – Kebumen – Roworejo – 8.9 km

75      Kab. Kebumen – Kebumen – Selang – 4.2 km

76      Kab. Kebumen – Kebumen – Sumberadi – 5.5 km

77      Kab. Kebumen – Kebumen – Tamanwinangun – 4.1 km

78      Kab. Kebumen – Kebumen – Tanahsari – 10.2 km

79      Kab. Kebumen – Kebumen – Wonosari – 6.8 km

80      Kab. Kebumen – Klirong – Bendogarap – 12 km

81      Kab. Kebumen – Klirong – Bumiharjo – 5.3 km

82      Kab. Kebumen – Klirong – Dorowati – 6.1 km

83      Kab. Kebumen – Klirong – Gadungrejo – 6.7 km.

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

84      Kab. Kebumen – Klirong – Gebangsari – 11.1 km

85      Kab. Kebumen – Klirong – Jatimalang – 8.8 km

86      Kab. Kebumen – Klirong – Jerukagung – 9.2 km

87      Kab. Kebumen – Klirong – Jogosimo – 13.6 km

88      Kab. Kebumen – Klirong – Kaliwungu – 7.9 km

89      Kab. Kebumen – Klirong – Karangglonggong – 8 km

90      Kab. Kebumen – Klirong – Kebadongan – 5.4 km

91      Kab. Kebumen – Klirong – Kedungsari – 11.6 km

92      Kab. Kebumen – Klirong – Kedungwinangun – 5.6 km

93      Kab. Kebumen – Klirong – Klegenrejo – 11 km

94      Kab. Kebumen – Klirong – Klegenwonosari – 9.8 km

95      Kab. Kebumen – Klirong – Klirong – 12 km

96      Kab. Kebumen – Klirong – Pandanlor – 13.2 km

97      Kab. Kebumen – Klirong – Podoluhur – 6.6 km

98      Kab. Kebumen – Klirong – Ranterejo – 8.4 km

99      Kab. Kebumen – Klirong – Sitirejo – 6.9 km

100    Kab. Kebumen – Klirong – Tambakagung – 6.9 km

101    Kab. Kebumen – Klirong – Tambakprogaten – 12.5 km

102    Kab. Kebumen – Klirong – Tanggulangin – 14.3 km

103    Kab. Kebumen – Klirong – Wotbuwono – 6.7 km

104    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Babadsari – 13.2 km

105    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Jlegiwinangun – 18.8 km

106    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Kaliputih – 11.3 km

107    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Karangsari – 12.7 km

108    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Korowelang – 22.8 km

109    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Kutowinangun – 11.8 km

110    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Kuwarisan – 10.5 km

111    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Lumbu – 10.4 km.

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

112    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Lundong – 13.1 km

113    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Mekarsari – 11.8 km

114    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Mrinen – 15.5 km

115    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Pejagatan – 19.2 km

116    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Pekunden – 9.1 km

117    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Pesalakan – 12.7 km

118    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Tanjungmeru – 11.7 km

119    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Tanjungsari – 14.5 km

120    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Triwarno – 23.2 km

121    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Tunjungseto – 9.6 km

122    Kab. Kebumen – Kutowinangun – Ungaran – 15.5 km

123    Kab. Kebumen – Pejagoan – Aditirto – 3.6 km

124    Kab. Kebumen – Pejagoan – Jemur – 5.9 km

125    Kab. Kebumen – Pejagoan – Karangpoh – 3.6 km

126    Kab. Kebumen – Pejagoan – Kebagoran – 9.1 km

127    Kab. Kebumen – Pejagoan – Kebulusan – 4.9 km

128    Kab. Kebumen – Pejagoan – Kedawung – 1.9 km

129    Kab. Kebumen – Pejagoan – Kuwayuhan – 3.3 km

130    Kab. Kebumen – Pejagoan – Logede – 4.8 km

131    Kab. Kebumen – Pejagoan – Pejagoan – 1.4 km

132    Kab. Kebumen – Pejagoan – Pengaringan – 12.7 km

133    Kab. Kebumen – Pejagoan – Peniron – 14.2 km

134    Kab. Kebumen – Pejagoan – Prigi – 7.8 km

135    Kab. Kebumen – Pejagoan – Watulawang – 15.7 km

136    Kab. Kebumen – Poncowarno – Blater – 12.3 km

137    Kab. Kebumen – Poncowarno – Jatipurus – 10.6 km

138    Kab. Kebumen – Poncowarno – Jembangan – 16.2 km.

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

139    Kab. Kebumen – Poncowarno – Karangtengah – 16.4 km

140    Kab. Kebumen – Poncowarno – Kebapangan – 17.4 km

141    Kab. Kebumen – Poncowarno – Kedungdowo – 20.1 km

142    Kab. Kebumen – Poncowarno – Lerepkebumen – 10.3 km

143    Kab. Kebumen – Poncowarno – Poncowarno – 12.2 km

144    Kab. Kebumen – Poncowarno – Soka – 11.8 km

145    Kab. Kebumen – Poncowarno – Tegalrejo – 15.5 km

146    Kab. Kebumen – Poncowarno – Tirtomoyo – 13.7 km

147    Kab. Kebumen – Sruweng – Karangpule – 6.3 km

148    Kab. Kebumen – Sruweng – Pakuran – 5.4 km

149    Kab. Kebumen – Sruweng – Pengempon – 8.3 km

150    SMAN 1 KARANGANYAR KAB. KEBUMEN – 12 km

151    SMAN 1 KARANGSAMBUNG KAB. KEBUMEN – 18.8 km

152    SMAN 1 KUTOWINANGUN KAB. KEBUMEN – 10.7 km

153    SMAN 1 MIRIT KAB. KEBUMEN – 26.6 km

154    SMAN 1 PEJAGOAN KAB. KEBUMEN – 3.6 km

155    SMAN 1 PETANAHAN KAB. KEBUMEN – 11.9 km

156    SMAN 1 PREMBUN KAB. KEBUMEN – 18.3 km

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Kebumen.

Demikian Informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah Negeri Kab Kebumen 2020 2021.

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara.

Made-cat.com – Pembagian Zonasi PPDB SMA Negeri sekolah di wilayah Kab Jepara. PPDB SMA SMK Kab Jepara 2020. Pembagian Wilayah Zona Pendaftaran SMAN Kab Jepara JATENG tahun ajaran 2020 2021.

Informasi Zonasi PPDB SMA di kab Jepara adalah Salah satu hal yang perlu anda perhatikan ketika akan mendaftar di SMA Negeri Kab Jepara adalah Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara 2020 2021.

Zonasi PPDB SMAN kab Jepara untuk masing-masing sekolah SMA Negeri di Kab Jepara telah menentukan pembagian wilayah zonasi pendaftaran sekolah.

Tahap awal ketika anda ingin mendaftar di suatu sekolah adalah memilih sekolah yang terdekat dengan tempat anda tinggal yang masuk dalam zona pendaftaran.

Zonasi sekolah SMA Negeri Kab Jepara sendiri dibatasi oleh beberapa Kecamatan kelurahan yang terdekat di sekolah.

Admin sarankan usahakan anda mendaftar di sekolah yang berada di zona 1.

Banyak pertanyaan semacam ini :

Apakah saya harus mendaftar di sekolah yang ada dalam satu zonasi dengan alamat tinggal saya?

Sebaiknya iya, karena kuota untuk pendaftar dalam satu zonasi cukup besar, yaitu 90% dari daya tampung.

Apakah saya bisa mendaftar di sekolah yang berbeda zonasinya?

Sebenarnya bisa saja, tetapi tingkat persaingannya cukup tinggi, karena anda yang mendaftar di sekolah yang berbeda zonanya pendaftarannya melalui jalur siswa berprestasi atau perpindahan orang tua.

Dimana kuota pendaftarannya hanya sebesar 10% dari daya tampung sekolah.

Apabila hasil ujian nasional anda cukup tinggi, dan anda yakin nilai anda bisa bersaing, ya anda dapat mencoba mendaftar lintas zona.

Baca terlebih dahulu

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan

Pembagian Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara.

Pembagian wilayah Pembagian Wilayah Zonasi Pendaftaran SMA Negeri Kab Jepara 2020 2021 adalah meliputi semua wilayah di kecamatan tersebut dan juga kecamatan di sekitarnya.

SMA NEGERI DI KAB. JEPARA

KAB. JEPARA

LOKASI, ALAMAT, TELEPON

SMAN 1 BANGSRI KAB. JEPARA, JERUKWANGI, (0291) 771186.

SMAN 1 DONOROJO KAB. JEPARA, JL. BENTENG PORTUGIS.

SMAN 1 JEPARA KAB. JEPARA, JL. C.S TUBUN NO. 1.

SMAN 1 KEMBANG KAB. JEPARA, DS. JINGGOTAN RT 01 RW 01, KEMBANG, (0291) 7730048

SMAN 1 MAYONG KAB. JEPARA, JL. RAYA KUDUS. JEPARA KM 20.

SMAN 1 MLONGGO KAB. JEPARA, JL. JEPARA. BANGSRI KM 7.

SMAN 1 NALUMSARI KAB. JEPARA, JL. RAYA NALUMSARI NO. 2 JEPARA.

SMAN 1 PECANGAAN KAB. JEPARA, JL. RAYA PECANGAAN. JEPARA.

SMAN 1 TAHUNAN KAB. JEPARA, JL. AMARTA III.

SMAN 1 WELAHAN KAB. JEPARA, WELAHAN.

Pembagian Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara.

 

Pembagian Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara

Zonasi ppdb SMAN 1 JEPARA. http://sman1jepara.sch.id

.

  1. Kab. Jepara – Jepara – Bandengan – 4.8 km
  2. Kab. Jepara – Jepara – Bapangan – 1.9 km
  3. Kab. Jepara – Jepara – Bulu – 2 km
  4. Kab. Jepara – Jepara – Demaan – 1.2 km
  5. Kab. Jepara – Jepara – Jobokuto – 1.6 km
  6. Kab. Jepara – Jepara – Karangkebagusan – 2.1 km
  7. Kab. Jepara – Jepara – Kauman – 1.1 km
  8. Kab. Jepara – Jepara – Kedungcino – 6.1 km
  9. Kab. Jepara – Jepara – Kuwasen – 3.7 km
  10. Kab. Jepara – Jepara – Mulyoharjo – 3 km
  11. Kab. Jepara – Jepara – Panggang – 0.6 km
  12. Kab. Jepara – Jepara – Pengkol – 2.1 km
  13. Kab. Jepara – Jepara – Potroyudan – 1.3 km
  14. Kab. Jepara – Jepara – Saripan – 1.9 km
  15. Kab. Jepara – Jepara – Ujungbatu – 2.2 km.

Pembagian Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara.

  1. Kab. Jepara – Jepara – Wonorejo – 5.6 km
  2. Kab. Jepara – Karimunjawa – Karimunjawa – 86.6 km
  3. Kab. Jepara – Karimunjawa – Kemujan – 90.2 km
  4. Kab. Jepara – Karimunjawa – Nyamuk – 130.6 km
  5. Kab. Jepara – Kedung – Kerso – 6.6 km
  6. Kab. Jepara – Kedung – Menganti – 7.4 km
  7. Kab. Jepara – Kedung – Rau – 5.6 km
  8. Kab. Jepara – Kedung – Sukosono – 5.5 km
  9. Kab. Jepara – Tahunan – Krapyak – 2.6 km
  10. Kab. Jepara – Tahunan – Senenan – 3.3 km
  11. Kab. Jepara – Tahunan – Tegalsambi – 4.1 km
  12. Kab. Jepara – Tahunan – Telukawur – 5.5 km
  13. SMAN 1 BANGSRI KAB. JEPARA – 18 km
  14. SMAN 1 MAYONG KAB. JEPARA – 20 km
  15. SMAN 1 MLONGGO KAB. JEPARA – 7.4 km
  16. SMAN 1 PECANGAAN KAB. JEPARA – 13 km
  17. SMAN 1 TAHUNAN KAB. JEPARA – 6.7 km

Pembagian Wilayah Zonasi PPDB SMA Negeri Kab Jepara.

Demikian Informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah Negeri kab Jepara 2020 2021.

Pengumuman Hasil PPDB SMAN 1 Kota Palembang 2020 2021

Pengumuman Hasil PPDB SMAN 1 Kota Palembang 2020 2021.

Made-cat.com – Hasil seleksi PPDB SMAN 1 Kota Palembang SUMSEL tahun 2020 2021, bagaimana cara melihat PPDB 2019 SMAN 1 di Kota Palembang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPDB SMAN 1 Kota Palembang tahun 2020 2021 Peserta Didik Baru Online Kota Palembang, Daftar nama yang lulus seleksi PPDB SMAN 1 Kota Palembang SUMSEL 2020 2021.

Pendaftaran PPDB Online SMA Negeri 1 Kota Palembang 2020 2021, cara Pendaftaran PPDB 2020 2021 Siswa Baru Online Kota Palembang , alur Pendaftaran PPDB Siswa Baru SMP SMAN 1 SMK Kota Palembang 2019 2020 2021.

Baca Juga :

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan.

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK.

Berikut ini admin bagikan informasi Pengumuman Hasil PPDB SMAN 1 Kota Palembang 2020 2021, PPDB Kota Palembang SUMSEL.

Untuk informasi Hasil seleksi PPDB SMAN 1 Kota Palembang, daftar nama yang lulus akan diumumkan tanggal 13 Maret 2020 bisa di lihat DISINI atau di http://ppdb.sman1plg.sch.id/web/hasilseleksi.

Pengumuman Hasil PPDB SMAN 1 Kota Palembang 2020 2021.

Admin sampaikan kembali informasi mengenai pendaftaran PPDB SMAN 1 Kota Palembang di bawah ini.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui web portal resmi yang sudah ditunjuk oleh pemerintah Kota Palembang.

Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN 1 Kota Palembang Tahun Pelajaran 2020/2021.

Pengumuman Hasil PPDB SMAN 1 Kota Palembang 2020 2021

Jalur Penelusuran Minat dan Potensi Akademik (PMPA)

Syarat Pendaftaran

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berasal dari SMP/MTs yang mendapat undangan PMPA
  3. Peserta didik kelas terakhir pada tahun pelajaran 2019/20120
  4. Memiliki prestasi akademik peringkat 1 umum s.d. 3 tiap semesternya dibuktikan dengan piagam prestasi
  5. Juara Olimpiade Sains (tingkat nasional juara 1, 2, 3 ; tingkat provinsi juara 1 dan 2; tingkat kota juara 1) dibuktikan dengan sertifikat asli .
  6. Hafiz Al-Quran minimal 5 juz dibuktikan dengan sertifikat
  7. Usia tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 17 Juli 2020
  8. Diusulkan oleh sekolah asal atau mendapat rekomendasi dari kepala sekolah
  9. Foto copi rapor SMP/MTs semester 1 s.d 5 yang telah dilegalisir
  10. Piagam penghargaan asli
  11. Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah

Tahap Seleksi

  1. Undangan ke SMP/MTs
  2. Pendaftara secara kolektif dari SMP/MTs
  3. Seleksi berkas
  4. Pengumuman
  5. Daftar Ulang

Kuota

Kuota yang dipersiapkan untuk jalur PMPA adalah 10% dari jumlah kuota PPDB

Pengumuman Hasil PPDB SMAN 1 Kota Palembang 2020 2021.

  1. Jalur Tes Mandiri

Syarat Pendaftaran

  1. Peserta PPDB SMA Negeri 1 Palembang adalah peserta didik SMP/MTs tingkat akhir tahun pelajaran 2019/2020, dan akan dinyatakan lulus pada tahun pelajaran 2019/2020. Usia tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 17 Juli 2019 (dibuktikan dengan fotocopi KK/ akte kelahiran yang sudah dilegalisir
  2. Memiliki nilai rata-rata rapor SMP/MTs untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA mulai dari kelas VII s.d IX semester 1 s.d. 5 minimal 82
  3. Mengisi, melengkapi dan menyerahkan formulir yang disiapkan panitia sesuai dengan jadwal serta melampirkan :
  4. Fotocopi rapot SMP/MTs semester 1 s.d. 5 yang sudah dilegalisir kepala sekolah
  5. Raport yang asli ditunjukan kepada panitia pada saat verifikasi;
  6. Pas foto 3 x 4 cm sebanyak 3 lembar
  7. Fotocopi piagam prestasi akademik atau nonakademik yang sudah dilegalisir kepala sekolah, serta menunjukan piagam yang asli kepada panitia
  8. Satu buah map schnelleichter bolongan warna hijau (laki-laki) dan warna kuning (perempuan)

Jadwal PPDB SMAN 1 Kota Palembang 2020.

Tanggal Kegiatan Waktu
27 – 29 Februari 2020 1.  Persiapan Sosialisasi dan Publikasi 07.00 – 13.00 WIB
2 Maret 2020 2. Pendaftaran PMPA 08.00 – 13.00 WIB
3 Maret 2020 3. Seleksi Berkas PMPA 08.00 – 13.00 WIB
4 Maret 2020 4.  Pengumuman hasil PMPA 19.00 WIB
5 Maret 2020 5.  Daftar ulang Hasil PMPA yang lulus 09.00 – 14.00 WIB
3 – 10 Maret 2020 6. –  Pendaftaran online melalui web SMAN 1 Kota Palembang

–  Verifikasi / validasi serta finalisasi berkas di SMAN 1 Kota Palembang

–   Pengambilan nomor tes

08.00 – 14.00 WIB
11 Maret 2020 7.  Pengecekan ruang tes 14.00 – 17.00 WIB
12 – 13 Maret 2020 8.  Tes Potensi Akademik / TPA dan perangkingan 07.00 – 15.00 WIB
13 Maret 2020 9.  Pengumuman hasil seleksi 17.00  WIB
14 Maret 2020 10. Tes Interview kelas Cambridge 07.30 – 12.00 WIB
16 Maret 2020 11. Wawancara Peserta dan Orang Tua Kelas Cambridge 08.00 – 14.00 WIB
17 – 18 Maret 2020 12.  Daftar ulang/registrasi 07.00 – 14.00 WIB

 

Demikian Informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah Negeri Negeri Kota Semarang 2019 2020.

Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020

Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020.

Made-cat.com – Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020.

Jadwal pendaftaran PPDB SMP SMA SMK negeri tahun 2020 akan segera di buka, pastikan anda tidak terlewatkan informasinya.

Bahwa kita harus tahu bagaima cara pendaftarannya, termasuk jalur apa saja yang dibuka pada PPDB 2020 tahun ini.

Baca terlebih dahulu

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan

Berikut ini admin akan sedikit berbagi tentang Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020.

Apa saja jalur pendaftaran PPDB SMP SMA tahun ini, antara lain adalah :

  1. Jalur Prestasi
  2. Jalur Perpindahan Orang tua/Wali
  3. Jalur Afirmasi
  4. Jalur Zonasi

Untuk penjelasan lebih lengkap akan admin sampaikan dibawah ini.

Jalur Prestasi

Jalur Prestasi adalah Jalur yang diperuntukan bagi para calon siswa yang memiliki prestasi dan berada di luar zonasi sekolah sepanjang memenuhi persyaratan. Nilai UN atau Ujian Sekolah maupun Prestasi dari perlombaan dapat digunakan sebagai penentuan seleksi.

Kuota untuk jalur prestasi, dapat fleksibel menyesuaikan dengan kuota pada jalur lain sesuai dengan kondisi setiap daerah.

Contoh daerah yang menerapkan:

Lingkup Provinsi: Prov. Lampung, Prov. Kalimantan Timur dan Prov. Bali

Lingkup Kota dan Kabupaten: Kota Cimahi, Kota Makassar, Kota Dumai dan beberapa daerah lainnya

Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020

Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020.

Jalur Perpindahan Orang tua/Wali

Jalur Perpindahan Orang tua/Wali adalah jalur yang dapat ditujukan untuk anak guru dan juga bagi calon pendaftar dari luar daerah yang bersangkutan dikarenakan orang tuanya yang pindah domisili karena tugas, dibuktikan dengan adanya surat tugas.

Jumlah kuota peserta didik diterima paling banyak adalah 5% (lima persen) dari total jumlah keseluruhan daya tampung sekolah.

Contoh daerah yang menerapkan:

Lingkup Provinsi: Prov. Riau dan Prov. Sulawesi Utara

Lingkup Kota dan Kabupaten: Kab. Kulonprogo dan Kab. Temanggung

Jalur Afirmasi

Jalur Afirmasi diperuntukan bagi pendaftar yang berasal dari ekonomi tidak mampu, dibuktikan dengan keikutsertaan dalam program penangan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pada jalur ini juga dapat dimanfaatkan bagi peserta kurang mampu baik dari dalam maupun dari luar wilayah zonasinya.

Kuota pada jalur afirmasi ini paling sedikit 15% (lima belas persen).

 

Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020.

 

Jalur Zonasi

Jalur Zonasi merupakan jalur yang diperuntukan untuk siswa yang berdomisili di wilayah zonasi yang ditetapkan pemerintah daerahnya. Domisili tersebut harus berdasarkan alamat pada kartu keluarga atau dokumen resmi lainnya. Jalur ini juga mengakomodir pagi siswa penyandang disabilitas. Jumlah peserta didik diterima paling sedikit adalah 50% (sembilan puluh persen) dari daya tampung sekolah.

Model dan konsep zonasi sekolah merupakan wewenang dari masing-masing Pemerintah Daerah sesuai kewenangannya. Berikut adalah beberapa konsep zonasi terdekat sekolah yang digunakan sebagai dasar seleksi pada SIAP PPDB Online Telkom adalah sebagai berikut:

Zonasi Tabel Jarak

Menentukan nilai zona berdasar pada bobot nilai yang sudah ditentukan dalam tabel.

Zonasi Model Batas Daerah (Kota/Kab, Kecamatan, Kelurahan, RW, RT)

Batas daerah sebagai area zonasi pada lokasi sekolah untuk menentukan daerah yang termasuk dalam zona dan luar zona.

Zonasi Radius Jarak Mapping

Menentukan zona sekolah berdasarkan radius yang sudah di otomatisasi oleh sistem berdasarkan radius tempat tinggal dengan sekolah.

Radius pointing diset oleh operator sekolah mengacu pada titik lokasi sekolah dengan titik lokasi tempat tinggal siswa.

Zonasi Model Rayon

Zonasi model ini digunakan untuk menentukan Sekolah-sekolah sesuai rayon yang sudah ditetapkan, agar mengurangi pengelompokan pilihan pada Sekolah Favorit.

Zonasi model rayon tidak terbatas berdasarkan wilayah administrarif saja, tapi dapat juga disesuaikan dengan pembagian-pembagian rayon dengan kriteria tertentu. Semisal, pembagian sekolah unggulan dan tidak, dan lain sebagainya.

Zonasi Pilihan Sekolah

Model zonasi yang dapat membatasi pilihan sekolah tujuan berdasarkan asal lulusan sekolah siswa.

Zonasi Berdasarkan Jarak Tempuh

Model ini untuk menentukan perhitungan jarak, dari domisili dengan sekolah tujuan berdasarkan dengan jarak tempuh menggunakan kendaraan tertentu.

Contoh daerah yang menerapkan:

Lingkup Provinsi: Prov. DKI Jakarta, Prov. Jawa Tengah dan Prov Sulawesi Selatan

Lingkup Kota dan Kabupaten: Kota Malang, Kota Samarinda, Kota Kupang dan beberapa daerah lainnya

Pemilihan Jalur Pendaftaran PPDB SMP SMA SMK 2020.

Demikian Informasi yang dapat admin sampaikan mengenai pemilihan jalur pendaftaran PPDB SMP SMA SMK tahun 2020 2019.

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK

Made-cat.com – Pengertian Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru PPDB.

Sebentar lagi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dibuka.

Pada tahun ini akan diberlakukan sistem Zonasi Sekolah.

Dengan membaca postingan ini, admin berharap para pembaca dapat memahami Apa yang melatar belakangi diadakannya sistem zonasi sekolah.

Mengetahui Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK serta bagaimana konsep penerapannya.

Yang menjadi catatan di awal, sistem Zonasi Sekolah tidak berlaku untuk SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), nanti di bisa anda lihat kutipannya di postingan ini.

Apa yang menjadi latar belakang sistem jalur zonasi sekolah?

Baca juga Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK.

Pernahkah anda mendengar istilah sekolah terfavorit, atau sekolah terbaik di daerah anda tinggal?

Sebelum penerimaan siswa baru tahun 2018 ini, ada istilah yang beredar di masyarakat yaitu terkait sekolah favorit dan sekolah terbaik di suatu daerah.

Dengan adanya istilah tersebut, banyak diantara orang tua yang berbondong-bondong atau memiliki impian untuk mendaftarkan putra putrinya di sekolah tersebut.

Sehingga jumlah pendaftar di sekolah yang dianggap favorit atau terbaik tersebut dapat dikatakan membludak.

Sedangkan sekolah yang dianggap biasa-biasa saja atau kurang berprestasi menjadi sepi peminat.

Bahkan akan memungkinkan terjadi suatu peristiwa yang cukup memilukan yaitu misalnya suatu sekolah ada yang kekurangan murid.

Kalau untuk sekolah negeri, mungkin tetap memiliki peluang untuk mendapatkan murid sesuai dengan daya tampung sekolah.

Berbeda halnya dengan sekolah swasta yang akan memiliki dampak cukup besar dengan adanya anggapan sekolah favorit dan terbaik di suatu daerah.

Seperti yang kita ketahui, sekolah swasta dapat bertahan dan melangsungkan kegiatan pendidikan apabila memiliki jumlah murid yang cukup.

Karena biaya operasional dalam melangsungkan kegiatan pendidikan di sekolah swasta ditanggung oleh pihak yayasan selaku pengelola sekolah.

Biaya-biaya yang dikeluarkan seperti gaji untuk guru dan karyawan, biaya perawatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana juga harus ditanggung secara mandiri oleh pihak sekolah.

Selain dari pihak Sekolah baik negeri dan swasta, tidak adanya sistem zonasi sekolah juga secara tidak langsung memiliki pengaruh kepada siswa.

Sebagai ilustrasi berikut admin paparkan salah satu contohnya.

Tentu kita sebagai orang tua saat ini, pernah mendengar atau melihat secara langsung ada siswa tidak dapat diterima di sekolah yang dekat dengan rumahnya.

Karena sekolah tersebut dianggap sebagai sekolah favorit oleh masyarakat.

Jadi anak yang tidak dapat diterima di sekolah tersebut, akhirnya harus mencari sekolah lain yang jaraknya cukup jauh dari tempat ia tinggal.

Tentu saja karena banyak peserta didik dari daerah lain yang mendaftar di sekolah tersebut dengan nilai yang cukup.

sedangkan anak yang di dekat sekolah nilainya kurang, jadi dia tidak bisa diterima disekolah itu.

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK dan bagiamana penerapannya?

Pengertian Sistem Zonasi Sekolah.

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, sistem penerimaan peserta didik dibagi menjadi tiga jenis.

Antara lain Jalur Zonasi Sekolah, Jalur Prestasi, dan Jalur Alasan Khusus.

Pengertian secara umum yang admin dapat simpulkan mengenai sistem zonasi sekolah adalah sekolah diwajibkan menerima sebesar 90% dari total daya tampung sekolah bagi calon siswa yang tempat tinggalnya berada pada radius zona terdekat dari sekolah.

Dengan diadakannya sistem zonasi sekolah, Peserta didik disuatu wilayah memiliki kesempatan / peluang yang lebih besar untuk di terima di sekolah tempat ia tinggal.

Karena Sekolah wajib memberikan kuota sebesar 90% dari total daya tampung sekolah untuk menerima peserta didik dari lingkungan sekolah itu berada.

Calon peserta didik jalur prestasi yang berasal dari luar zonasi sekolah diberikan kuota sebesar 5% dari total daya tampung, dan sisanya bagi para pendaftar dari jalur alasan khusus.

Dasar hukum pelaksanaan Sistem Zonasi sekolah dalam kegiatan PPDB adalah Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK tersebut diatur pada bagian keempat, pasal 15 sampai dengan 17.

Pasal 15.

Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah. Paling sedikit sebesar 90% dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.

Domisili calon peserta didik sebagaimana diatur pada ayat (1) berdasarkan alamat pada kartu keluarga. Yang diterbitkan paling lambat 6 bulan sebelum pelaksanaan PPDB.

Radius zona terdekat ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kondisi daerah berdasarkan ketersediaan daya tampung. Beradasarkan ketentuan rombongan belajar masing-masing sekolah dengan ketersediaan anak usia sekolah di daerah tersebut.

Bagi sekolah yang berada di daerah perbatasan provinsi/kabupaten/kota, ketentuan prosentase dan radius zona terdekat. Dapat diterapkan kesepakatan secara tertulis antarpemerintah daerah yang saling berbatasan.

Sekolah yang didirikan oleh pemerintah daerah dapat menerima calon peserta didik melalui:

Jalur prestasi yang berdomisili di luar radisu zona paling banyak 5% dari total kesel;uruhan peserta didik yang diterima.

Jalur bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar zona terdekat dengan alasan khusus. Meliputi perpindahan domisili orang tua/wali peserta didik atau terjadi bencana alam/sosial paling banyak 5% dari total peserta didik yang diterima.

Pasal 16:

SMA, SMK atau yang sederajad yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu. Yang berdomisili dalam satu wilayah daerah provinsi paling sedikit 20% dari total peserta didik yang diterima.

Peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Apabila peserta didik memperoleh SKTM dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan perolehannya, akan dikeluarkan dari sekolah.

Sanksi diberikan berdasarkan hasil evaluasi sekolah bersama dengan komite sekolah, dewan pendidikan dan dinas pendidikan provinsi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pasal 17:

Ketentuan zonasi tidak berlaku bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Penerapan  Sistem Zonasi Sekolah

Di dalam kutipan pasal 15 di atas, beberapa poin pentingnya yaitu sekolah harus menerima calon peserta didik di wilayah zonanya minimal 90% dari daya tampung sekolah

Jadi acuan utamanya adalah domisili peserta didik tinggal sesuai dengan alamat yang tercantum di Kartu keluarga, bukan berdasarkan nilai.

Tentu saja nilai ujian nasional tetap diperhitungkan apabila jumlah pendaftar yang berasal zona sekolah tersebut jumlahnya lebih dari 90% daya tampung sekolah.

Selain itu Nilai dari hasil ujian nasional diperuntukkan bagi calon peserta didik baru dari luar zona sekolah dengan jumlah maksimal 5% dari daya tampung sekolah.

Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB dilaksanakan secara online dan offline.

Pada jenjang pendidikan dasar kewenangannya di serahkan kepada pemerintah kabupaten/kota, sedangkan jenjang pendidikan menengah pemerintah provinsi.

Demikian informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Pengertian Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK dalam Pendaftaran Murid baru PPDB.

Harapan kita semua, agar kita dapat bijak dalam menyikapi diberlakukannya sistem zonasi sekolah ini.

Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah SMP Negeri Kota Semarang 2019 2020

Made-cat.com – Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah SMP Negeri Kota Semarang 2019 2020

Salah satu hal yang perlu anda perhatikan ketika akan mendaftar di SMP Negeri Kota Semarang adalah Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah SMP Negeri Kota Semarang 2019 2020.

Masing-masing sekolah di kota Semarang telah menentukan pembagian wilayah zonasi pendaftaran sekolah.

Tahap awal ketika anda ingin mendaftar di suatu sekolah adalah memilih sekolah yang terdekat dengan tempat anda tinggal yang masuk dalam zona pendaftaran.

Zonasi sekolah SMP Negeri Kota Semarang sendiri dibatasi oleh beberapa kelurahan yang terdekat di sekolah.

Usahakan anda mendaftar di sekolah yang berada di zona 1.

Apakah saya harus mendaftar di sekolah yang ada dalam satu zonasi dengan alamat tinggal saya?

Sebaiknya iya, karena kuota untuk pendaftar dalam satu zonasi cukup besar, yaitu 90% dari daya tampung.

Untuk Cara pendaftarannya, silahkan kunjungi Pendaftaran Online PPDB SMP Negeri Kota Semarang 2019 2020

Pendaftaran dapat anda lakukan di sini.

Apakah saya bisa mendaftar di sekolah yang berbeda zonasinya?

Sebenarnya bisa saja, tetapi tingkat persaingannya cukup tinggi, karena anda yang mendaftar di sekolah yang berbeda zonanya pendaftarannya melalui jalur siswa berprestasi atau perpindahan orang tua.

Dimana kuota pendaftarannya hanya sebesar 10% dari daya tampung sekolah.

Apabila hasil ujian nasional anda cukup tinggi, dan anda yakin nilai anda bisa bersaing, ya anda dapat mencoba mendaftar lintas zona.

Baca terlebih dahulu

Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan

Berikut daftar Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah SMP Negeri Kota Semarang 2019 2020:

No

Nama Sekolah

Kelurahan Dalam Zona 1

1

SMP NEGERI 1 SEMARANG

PURWOYOSO, BOJONGSALAMAN, BONGSARI, CABEAN, GISIKDRONO, KALIBANTENG KIDUL, KALIBANTENG KULON, KARANG AYU, KEMBANGARUM, KRAPYAK, KROBOKAN, MANYARAN, NGEMPLAK SIMONGAN, SALAMAN MLOYO, TAMBAK HARJO, TAWANGMAS, TAWANGSARI, JERAKAH.

2

SMP NEGERI 2 SEMARANG

JOMBLANG, TEGALSARI, GAYAMSARI, PANDEAN LAMPER, SAMBIREJO, KALICARI, LAMPER KIDUL, LAMPER LOR, LAMPER TENGAH, MUGASARI, PETERONGAN, PLEBURAN, WONODRI, KARANGKIDUL, BUGANGAN, KARANGTEMPEL, KARANGTURI, REJOSARI, SARIREJO, SENDANGGUWO.

3

SMP NEGERI 3 SEMARANG

PANDEAN LAMPER, SAMBIREJO, MUGASARI, PLEBURAN, RANDUSARI, WONODRI, BRUMBUNGAN, GABAHAN, JAGALAN, KARANGKIDUL, KEMBANGSARI, KRANGGAN, MIROTO, PANDANSARI, PEKUNDEN, PENDRIKAN KIDUL, PENDRIKAN LOR, SEKAYU, KARANGTURI, REJOSARI, SARIREJO.

4

SMP NEGERI 4 SEMARANG

GAYAMSARI, KALIGAWE, PANDEAN LAMPER, SAMBIREJO, SAWAHBESAR, SIWALAN, TAMBAKREJO, MUKTIHARJO LOR, KALICARI, MUKTIHARJO KIDUL, TLOGOSARI KULON, BUGANGAN, KEMIJEN, MLATIBARU, MLATIHARJO, REJOMULYO, REJOSARI.

5

SMP NEGERI 5 SEMARANG

TINJOMOYO, CANDI, JATINGALEH, KALIWIRU, KARANGANYAR GUNUNG, TEGALSARI, WONOTINGAL, BENDAN DUWUR, BENDAN NGISOR, BENDUNGAN, GAJAH MUNGKUR, KARANG REJO, LEMPONGSARI, PETOMPON, SAMPANGAN, SUKOREJO.

6

SMP NEGERI 6 SEMARANG

KALIGAWE, SAMBIREJO, SAWAHBESAR, SIWALAN, TAMBAKREJO, BANJARDOWO, GEBANGSARI, GENUKSARI, TERBOYO KULON, TERBOYO WETAN, TRIMULYO, BANGUNHARJO, KAUMAN, PURWODINATAN, BUGANGAN, KEBONAGUNG, KEMIJEN, MLATIBARU, MLATIHARJO, REJOMULYO, SARIREJO, BANDARHARJO, KUNINGAN, TANJUNGMAS.

7

SMP NEGERI 7 SEMARANG

CABEAN, KROBOKAN, BARUSARI, BULUSTALAN, RANDUSARI, BANGUNHARJO, KEMBANGSARI, MIROTO, PEKUNDEN, PENDRIKAN KIDUL, PENDRIKAN LOR, SEKAYU, BULU LOR, DADAPSARI, KUNINGAN, PANGGUNG KIDUL, PANGGUNG LOR, PLOMBOKAN, PURWOSARI, TANJUNGMAS.

8

SMP NEGERI 8 SEMARANG

CANDI, JOMBLANG, KALIWIRU, KARANGANYAR GUNUNG, TEGALSARI, WONOTINGAL, LAMPER KIDUL, LAMPER LOR, LAMPER TENGAH, PETERONGAN, JANGLI, MANGUNHARJO, TANDANG.

9

SMP NEGERI 9 SEMARANG

GAYAMSARI, PENGGARON LOR, SEMBUNGHARJO, GEMAH, KALICARI, PALEBON, PEDURUNGAN KIDUL, PEDURUNGAN LOR, PEDURUNGAN TENGAH, PENGGARON KIDUL, PLAMONGAN SARI, TLOGOMULYO, KEDUNGMUNDU, SENDANGGUWO, SENDANGMULYO.

10

SMP NEGERI 10 SEMARANG

BENDAN DUWUR, BENDAN NGISOR, BENDUNGAN, LEMPONGSARI, PETOMPON, SAMPANGAN, NGEMPLAK SIMONGAN, BARUSARI, BULUSTALAN, MUGASARI, PLEBURAN, RANDUSARI, WONODRI, KARANGKIDUL, PEKUNDEN.

11

SMP NEGERI 11 SEMARANG

NGESREP, TINJOMOYO, JATINGALEH, KALIWIRU, KARANGANYAR GUNUNG, WONOTINGAL, BENDAN DUWUR, BENDAN NGISOR, GAJAH MUNGKUR, KARANG REJO, SAMPANGAN, SEKARAN, SUKOREJO, JANGLI.

12

SMP NEGERI 12 SEMARANG

BANYUMANIK, GEDAWANG, JABUNGAN, NGESREP, PADANGSARI, PEDALANGAN, PUDAKPAYUNG, SRONDOL KULON, SRONDOL WETAN, SUMURBOTO, BULUSAN, KRAMAS, METESEH, ROWOSARI, TEMBALANG.

13

SMP NEGERI 13 SEMARANG

BENDAN DUWUR, BENDAN NGISOR, BENDUNGAN, GAJAH MUNGKUR, KARANG REJO, LEMPONGSARI, PETOMPON, SAMPANGAN, KALISEGORO, SEKARAN, SUKOREJO, KALIPANCUR, BOJONGSALAMAN, BONGSARI, NGEMPLAK SIMONGAN.

14

SMP NEGERI 14 SEMARANG

GAYAMSARI, PANDEAN LAMPER, BANGETAYU KULON, BANGETAYU WETAN, PENGGARON LOR, GEMAH, KALICARI, PALEBON, PEDURUNGAN KIDUL, PEDURUNGAN LOR, PEDURUNGAN TENGAH, PENGGARON KIDUL, PLAMONGAN SARI, TLOGOMULYO, TLOGOSARI KULON, TLOGOSARI WETAN, SENDANGGUWO.

15

SMP NEGERI 15 SEMARANG

GAYAMSARI, PANDEAN LAMPER, SAMBIREJO, SAWAHBESAR, SIWALAN, BANGETAYU KULON, GEMAH, KALICARI, MUKTIHARJO KIDUL, PALEBON, PEDURUNGAN LOR, PEDURUNGAN TENGAH, PENGGARON KIDUL, PLAMONGAN SARI, TLOGOMULYO, TLOGOSARI KULON, TLOGOSARI WETAN, SENDANGGUWO.

16

SMP NEGERI 16 SEMARANG

KEDUNGPANE, MIJEN, NGADIRGO, PESANTREN, WONOLOPO, WONOPLUMBON, BAMBANKEREP, BRINGIN, GONDORIYO, NGALIYAN, PODOREJO, PURWOYOSO, TAMBAKAJI, WATES, WONOSARI, KRAPYAK, TAMBAK HARJO, KARANGANYAR, MANGKANG KULON, MANGKANG WETAN, MANGUNHARJO, RANDU GARUT, TUGUREJO.

17

SMP NEGERI 17 SEMARANG

NGESREP, TINJOMOYO, CANDI, JATINGALEH, JOMBLANG, KALIWIRU, KARANGANYAR GUNUNG, WONOTINGAL, GAJAH MUNGKUR, KARANG REJO, JANGLI, TANDANG.

18

SMP NEGERI 18 SEMARANG

BAMBANKEREP, BRINGIN, GONDORIYO, KALIPANCUR, NGALIYAN, PURWOYOSO, TAMBAKAJI, WATES, WONOSARI, KEMBANGARUM, KRAPYAK, TAMBAK HARJO, JERAKAH, KARANGANYAR, MANGKANG KULON, MANGKANG WETAN, MANGUNHARJO, RANDU GARUT, TUGUREJO.

19

SMP NEGERI 19 SEMARANG

KANDRI, NONGKOSAWIT, PUNGANGAN, SADENG, SUKOREJO, KALIPANCUR, GISIKDRONO, KALIBANTENG KIDUL, KALIBANTENG KULON, KARANG AYU, KEMBANGARUM, MANYARAN, NGEMPLAK SIMONGAN, SALAMAN MLOYO.

20

SMP NEGERI 20 SEMARANG

KALIGAWE, TAMBAKREJO, BANGETAYU KULON, BANGETAYU WETAN, BANJARDOWO, GEBANGSARI, GENUKSARI, KARANGROTO, KUDU, MUKTIHARJO LOR, SEMBUNGHARJO, TERBOYO KULON, TERBOYO WETAN, TRIMULYO, MUKTIHARJO KIDUL.

21

SMP NEGERI 21 SEMARANG

BANYUMANIK, GEDAWANG, JABUNGAN, NGESREP, PADANGSARI, PEDALANGAN, PUDAKPAYUNG, SRONDOL KULON, SRONDOL WETAN, SUMURBOTO, KRAMAS, TEMBALANG.

22

SMP NEGERI 22 SEMARANG

CEPOKO, GUNUNG PATI, JATIREJO, KALISEGORO, KANDRI, MANGUNSARI, NGIJO, NONGKOSAWIT, PAKINTELAN, PATEMON, PLALANGAN, PUNGANGAN, SADENG, SEKARAN, SUMUREJO, BUBAKAN, JATIBARANG, KARANGMALANG, POLAMAN, PURWOSARI, KALIPANCUR, KEMBANGARUM, MANYARAN.

23

SMP NEGERI 23 SEMARANG

CEPOKO, BUBAKAN, CANGKIRAN, JATIBARANG, JATISARI, KARANGMALANG, KEDUNGPANE, MIJEN, NGADIRGO, PESANTREN, POLAMAN, PURWOSARI, TAMBANGAN, WONOLOPO, WONOPLUMBON, BAMBANKEREP, BRINGIN, GONDORIYO, NGALIYAN, PODOREJO, TAMBAKAJI, WATES.

24

SMP NEGERI 24 SEMARANG

PUDAKPAYUNG, CEPOKO, GUNUNG PATI, JATIREJO, KALISEGORO, KANDRI, MANGUNSARI, NGIJO, NONGKOSAWIT, PAKINTELAN, PATEMON, PLALANGAN, PUNGANGAN, SADENG, SEKARAN, SUMUREJO.

25

SMP NEGERI 25 SEMARANG

KROBOKAN, TAWANGMAS, TAWANGSARI, PENDRIKAN KIDUL, PENDRIKAN LOR, PURWODINATAN, REJOMULYO, BANDARHARJO, BULU LOR, DADAPSARI, KUNINGAN, PANGGUNG KIDUL, PANGGUNG LOR, PLOMBOKAN, PURWOSARI, TANJUNGMAS.

26

SMP NEGERI 26 SEMARANG

BANYUMANIK, GEDAWANG, NGESREP, PADANGSARI, PEDALANGAN, PUDAKPAYUNG, SRONDOL KULON, SRONDOL WETAN, SUMURBOTO, MANGUNSARI, NGIJO, PATEMON, PLALANGAN, SUMUREJO, KRAMAS.

27

SMP NEGERI 27 SEMARANG

BANYUMANIK, GEDAWANG, JABUNGAN, NGESREP, PADANGSARI, PEDALANGAN, SRONDOL KULON, SRONDOL WETAN, SUMURBOTO, TINJOMOYO, JATINGALEH, BULUSAN, JANGLI, KRAMAS, METESEH, ROWOSARI, SAMBIROTO, TEMBALANG.

28

SMP NEGERI 28 SEMARANG

BRINGIN, PODOREJO, WONOSARI, JERAKAH, KARANGANYAR, MANGKANG KULON, MANGKANG WETAN, MANGUNHARJO, RANDU GARUT, TUGUREJO.

29

SMP NEGERI 29 SEMARANG

GEMAH, PEDURUNGAN KIDUL, KEDUNGMUNDU, MANGUNHARJO, METESEH, SAMBIROTO, SENDANGGUWO, SENDANGMULYO.

30

SMP NEGERI 30 SEMARANG

BOJONGSALAMAN, BONGSARI, CABEAN, GISIKDRONO, KALIBANTENG KIDUL, KALIBANTENG KULON, KARANG AYU, KRAPYAK, KROBOKAN, SALAMAN MLOYO, TAWANGMAS, TAWANGSARI, BARUSARI, BULUSTALAN, PANGGUNG KIDUL, PANGGUNG LOR.

31

SMP NEGERI 31 SEMARANG

NGALIYAN, PURWOYOSO, TAMBAKAJI, WONOSARI, KALIBANTENG KIDUL, KALIBANTENG KULON, KARANG AYU, KRAPYAK, TAMBAK HARJO, TAWANGMAS, TAWANGSARI, JERAKAH, KARANGANYAR, MANGKANG KULON, MANGKANG WETAN, MANGUNHARJO, RANDU GARUT, TUGUREJO.

32

SMP NEGERI 32 SEMARANG

MUGASARI, PLEBURAN, RANDUSARI, BRUMBUNGAN, GABAHAN, JAGALAN, KARANGKIDUL, KAUMAN, KEMBANGSARI, KRANGGAN, MIROTO, PANDANSARI, PEKUNDEN, SEKAYU, KARANGTEMPEL, KARANGTURI, KEBONAGUNG, REJOSARI, SARIREJO.

33

SMP NEGERI 33 SEMARANG

JABUNGAN, BULUSAN, KEDUNGMUNDU, MANGUNHARJO, METESEH, ROWOSARI, SAMBIROTO, SENDANGMULYO, TEMBALANG.

34

SMP NEGERI 34 SEMARANG

BANGETAYU KULON, BANGETAYU WETAN, BANJARDOWO, KARANGROTO, KUDU, MUKTIHARJO LOR, PENGGARON LOR, SEMBUNGHARJO, PALEBON, PEDURUNGAN KIDUL, PEDURUNGAN LOR, PEDURUNGAN TENGAH, PENGGARON KIDUL, PLAMONGAN SARI, TLOGOMULYO, TLOGOSARI KULON, TLOGOSARI WETAN.

35

SMP NEGERI 35 SEMARANG

GUNUNG PATI, JATIREJO, BUBAKAN, CANGKIRAN, JATIBARANG, JATISARI, KARANGMALANG, KEDUNGPANE, MIJEN, NGADIRGO, PESANTREN, POLAMAN, PURWOSARI, TAMBANGAN, WONOLOPO, WONOPLUMBON, WATES.

36

SMP NEGERI 36 SEMARANG

BANGUNHARJO, BRUMBUNGAN, GABAHAN, KAUMAN, KEMBANGSARI, KRANGGAN, MIROTO, PANDANSARI, PURWODINATAN, SEKAYU, KEBONAGUNG, KEMIJEN, MLATIBARU, MLATIHARJO, BANDARHARJO, BULU LOR, DADAPSARI, PANGGUNG KIDUL, PANGGUNG LOR, PLOMBOKAN, PURWOSARI.

37

SMP NEGERI 37 SEMARANG

JOMBLANG, LAMPER KIDUL, LAMPER LOR, LAMPER TENGAH, PETERONGAN, WONODRI, KARANGTEMPEL, KARANGTURI, TANDANG.

38

SMP NEGERI 38 SEMARANG

KALIGAWE, TAMBAKREJO, GEBANGSARI, TERBOYO KULON, TERBOYO WETAN, TRIMULYO, BANGUNHARJO, GABAHAN, JAGALAN, KAUMAN, KRANGGAN, PANDANSARI, PURWODINATAN, BUGANGAN, KEBONAGUNG, KEMIJEN, MLATIBARU, MLATIHARJO, REJOMULYO, SARIREJO, BANDARHARJO, DADAPSARI, KUNINGAN, PLOMBOKAN, PURWOSARI, TANJUNGMAS.

39

SMP NEGERI 39 SEMARANG

CANDI, JOMBLANG, TEGALSARI, LAMPER KIDUL, LAMPER LOR, LAMPER TENGAH, PETERONGAN, KARANGTEMPEL, TANDANG.

40

SMP NEGERI 40 SEMARANG

BENDUNGAN, LEMPONGSARI, PETOMPON, BOJONGSALAMAN, BONGSARI, CABEAN, GISIKDRONO, NGEMPLAK SIMONGAN, SALAMAN MLOYO, BARUSARI, BULUSTALAN, RANDUSARI, PENDRIKAN KIDUL, PENDRIKAN LOR, BULU LOR.

41

SMP NEGERI 41 SEMARANG

CEPOKO, GUNUNG PATI, JATIREJO, KALISEGORO, KANDRI, MANGUNSARI, NGIJO, NONGKOSAWIT, PAKINTELAN, PATEMON, PLALANGAN, PUNGANGAN, SADENG, SUMUREJO, BUBAKAN, JATIBARANG, JATISARI, KARANGMALANG, POLAMAN, PURWOSARI, BAMBANKEREP, MANYARAN.

42

SMP NEGERI 42 SEMARANG

PEDURUNGAN KIDUL, BULUSAN, KEDUNGMUNDU, MANGUNHARJO, ROWOSARI, SAMBIROTO, SENDANGMULYO.

43

SMP NEGERI 43 SEMARANG

BANGETAYU KULON, BANGETAYU WETAN, BANJARDOWO, GEBANGSARI, GENUKSARI, KARANGROTO, KUDU, MUKTIHARJO LOR, PENGGARON LOR, SEMBUNGHARJO, TERBOYO KULON, TERBOYO WETAN, TRIMULYO, MUKTIHARJO KIDUL, TLOGOSARI WETAN.

44

SMP NEGERI 44 SEMARANG

CANGKIRAN, JATISARI, KEDUNGPANE, MIJEN, NGADIRGO, PESANTREN, TAMBANGAN, WONOLOPO, WONOPLUMBON, GONDORIYO, PODOREJO.

Demikian Informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Pembagian Wilayah Zonasi Sekolah SMP Negeri Kota Semarang 2019 2020.

Petunjuk Pengisian Formulir Pendaftaran Online PPDB SD SMP SMA SMK

Made-cat.com – Petunjuk Pengisian Formulir Pendaftaran Online PPDB SD SMP SMA SMK

Bagi anda yang mencari informasi bagaimana cara mengisi formulir isian pada halaman pendaftaran online SD SMP SMA SMK Negeri di portal https://siap-ppdb.com/, berikut ulasannya.

Pada postingan ini, admin sampaikan cara pengisian secara umum, yang nantinya penerapannya dapat anda sesuaikan dengan portal halaman pendaftaran anda.

Contoh ini nantinya akan admin sampaikan bagaimana pendaftaran jenjang SD dan SMP, karena untuk jenjang SMA / SMK caranya hampir mirip dengan SMP.

Pastikan anda mendaftar melalui jalur pilihan yang tepat, karena adanya sistem baru, yaitu sistem zonasi sekolah, baca terlebih dahulu Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK.

Jangan sampai anda ingin mendaftar di sekolah yang dianggap masyarakat sebagai sekolah unggulan / sekolah berprestasi, akan tetapi sekolah tersebut tidak masuk dalam zona pendaftaran anda.

Biasanya sistem zonasi pendaftaran SD SMP SMA SMK terbatas pada tingkat kecamatan yang berdekatan dengan suatu sekolah.

Petunjuk Pengisian Formulir Pendaftaran Online PPDB SD SMP SMA SMK

Untuk memulai pendaftaran silahkan anda buka portal pendaftaran online yang bisa anda akses di sini.

Halaman depan siap ppdb online

Bagi anda yang ingin mendaftar untuk jenjang SMA dan SMK silahkan anda pilih menu Daftar Peserta PPDB, dilanjutkan dengan memilih menu Provinsi.

Sedangkan bagi anda yang ingin mendaftar jenjang SD dan SMP, silahkan pilih menu Kab / Kota.

Sebagai contoh, disini admin memilih menu Kabupaten / Kota.

Lanjutkan dengan memilih salah satu kabupaten / kota yang ingin anda daftar.

Halaman Kabupaten Kota siap ppdb online

Petunjuk Pengisian Formulir Pendaftaran Online PPDB SD SMP SMA SMK

Petunjuk pengisian Formulir Pendaftaran PPDB Online SD

Sebagai contoh, pilihan untuk mendaftar di jenjang pendidikan SD, nantinya tampilannya kurang lebih seperti ini.

Menu pendaftaran PPDB Online SD Sekolah Dasar

Anda dapat memilih memulai pendaftaran melalui menu sekilas dilanjutkan dengan klik tombol pilih sekolah.

Atau anda dapat memilih menu Daftar.

Tampilan berikutnya adalah pengisian formulir Pendaftaran OnlineFormulir isian awal PPDB SD

Silahkan isi sesuai isian yang diminta, yaitu Nomor Akta Kelahiran Calon Peserta Didik Baru.

Pastikan anda mengisi dengan benar nomor akta kelahiran.

Kemudian isi Kode keamanan yang tampil, kalau sudah silahkan anda klik tombol lanjutkan.

Lanjutkan dengan mengisi form isian biodata siswa yang terdiri dari:

Form isian biodata siswa PPDB SD Dasar

Nama Lengkap

Tempat Lahir (Biasanya setingkat Kabupaten / Kotamadya, bukan kecamatan)

Jenis kelamin

Tanggal Lahir (Pastikan usia pendaftar mencukupi sesuai dengan batas minimal pendaftaran. Kalau belum memenuhi maka nantinya anda akan gagal dalam melanjutkan tahap berikutnya)

Alamat siswa

Provinsi

Kota / Kabupaten

Kecamatan

Kelurahan

RT / RW

Dilanjutkan dengan mengisi Data Tambahan

Status Domisili

Nomor KK atau NIK Ortu / Wali

Nomor Akta Kelahiran

No Hp Orang Tua (yang aktif ya….)

Setelah semua data terisi, coba periksa dan teliti kembali isian yang sudah anda masukkan.

Kalau sudah yakin kebenarannya, silahkan anda lanjutkan dengan klik tombol lanutkan.

Tampilan berikutnya adalah adanya tombol pilih / tambah sekolah.

Pilih tambah sekolah SD Dasar ppdb online

Jangan lupa untuk memilih sekolah yang masuk dalam zonasi pendaftaran sekolah anda.

Usahakan anda berada di zona 1 dari sekolah yang anda daftar.

Dalam memilih sekolah pilihan, usahakan memilih lebih dari satu sekolah.

Satu sekolah pilihan pertama, kemudian anda pilih kembali untuk menambahkan sekolah pilihan kedua.

dengan asumsi pilihan pertama sebagai pilihan utama, sedangkan pilihan kedua sebagai pilihan cadangan.

Apabila sudah terpilih, silahkan lanjutkan dengan klik tombol lanjutkan.

Memilih dua sekolah pilihan sebagai antisipasi apabila misalnya nanti nilai anda tidak mampu bersaing di sekolah pilihan pertama, anda masih memiliki sekolah cadangan.

Apabila di kedua sekolah pilihan nilai anda tidak mampu bersaing, anda dapat mempertimbangkan dengan matang, apakah akan tetap melanjutkan pendaftaran, atau melakukan pencabutan berkas.

Tampilan berikutnya adalah Cek Ulang data, dimana pada laman tersebut menampilkan seluruh isian yang anda isi pada tahap sebelumnya.

Tampilan laman pilihan sekolah ppdb SD dasar

Periksa dan teliti kembali data yang tampil tersebut, apabila ada kekeliruan atau anda ingin melakuan perubahan, silahkan anda klik menu sebelumnya yang ada dibagian paling bawah sebelah kanan.

Apabila sudah benar, silahkan anda klik check box “Setuju dengan pernyataan di atas”, dan dilanjutkan dengan meng klik menu lanjutkan.

Tampilan berikutnya adalah laman untuk mencetak tanda bukti pendaftaran yang berisi data peserta antara lain : nama peserta, nomor peserta dan kode verifikasi.

Laman akhir pendaftaran ppdb online SD Dasar

Silahkan tekan cetak bukti ajuan pendaftaran. (Contoh tampilannya bisa dilihat di Bawah ya, di bagian SMP).

Silahkan anda simpan dalam bentuk file pdf terlebih dahulu.

Dengan menyimpan dalam bentuk file pdf, anda dapat mencetaknya kembali di lain waktu melalui file pdf tersebut.

Cetak lebih dari satu lembar, sebagai cadangan apabila nantinya bukti pendaftaran yang sudah anda cetak mengalami kerusakan atau hilang.

Setelah anda mencetak bukti pendaftaran, silahkan anda melanjutkan ketahap berikutnya yaitu melakukan verifikasi pendaftaran dengan membawa dokumen / berkas yang menjadi syarat pendaftaran.

Petunjuk Pengisian Formulir Pendaftaran Online PPDB SD SMP SMA SMK

Petunjuk pengisian Formulir Pendaftaran PPDB Online SMP SMA SMK

Sebagai contoh, pilihan untuk mendaftar di jenjang pendidikan SMP, nantinya tampilannya kurang lebih seperti ini.

Anda dapat memilih memulai pendaftaran melalui menu sekilas dilanjutkan dengan klik tombol pilih sekolah.

Atau anda dapat memilih menu Daftar.

Formulir isian awal PPDB SMP Pertama

Silahkan isi sesuai isian yang diminta, yaitu Nomor SKHUN / No Ujian Peserta Didik Baru 9 digit terakhir tanpa tanda (-).

Asal Sekolah, Jenis Lulusan, Tahun lulus.

Pastikan anda mengisi dengan benar isian tersebut.

Kemudian isi Kode keamanan yang tampil, kalau sudah silahkan anda klik tombol lanjutkan.

Silahkan anda lanjutkan dengan mengisi form isian biodata siswa yang terdiri dari:

Form Isian Biodata Siswa PPDB SMP Pertama

Nama Lengkap

Jenis kelamin

Tempat Lahir (Biasanya setingkat Kabupaten / Kotamadya, bukan kecamatan)

NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)

Tanggal Lahir

Alamat siswa

Provinsi

Kota / Kabupaten

Kecamatan

Kelurahan

RT / RW

Dilanjutkan dengan mengisi Data Tambahan

No Hp Orang Tua (yang aktif ya….)

Akan ditampilkan NUS dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam.

Setelah semua data terisi, coba periksa dan teliti kembali isian yang sudah anda masukkan.

Kalau sudah yakin kebenarannya, silahkan anda lanjutkan dengan klik tombol lanutkan.

Tampilan berikutnya adalah adanya tombol pilih / tambah sekolah.

Pilih tambah sekolah SMP ppdb online pertama

Jangan lupa untuk memilih sekolah yang masuk dalam zonasi pendaftaran sekolah anda.

Usahakan berada di zona 1.

Dalam memilih sekolah pilihan, usahakan memilih lebih dari satu sekolah.

Satu sekolah pilihan pertama, kemudian anda pilih kembali untuk menambahkan sekolah pilihan kedua.

dengan asumsi pilihan pertama sebagai pilihan utama, sedangkan pilihan kedua sebagai pilihan cadangan.

Apabila sudah terpilih, silahkan lanjutkan dengan klik tombol lanjutkan.

Memilih dua sekolah pilihan sebagai antisipasi apabila misalnya nanti nilai anda tidak mampu bersaing di sekolah pilihan pertama, anda masih memiliki sekolah cadangan.

Apabila di kedua sekolah pilihan nilai anda tidak mampu bersaing, anda dapat mempertimbangkan dengan matang, apakah akan tetap melanjutkan pendaftaran, atau melakukan pencabutan berkas.

Tampilan berikutnya adalah Cek Ulang pengisian anda, dimana pada laman tersebut menampilkan seluruh isian yang anda isi pada tahap sebelumnya.

Cek Ulang input data siswa SMP PPDB Online Pertama

Periksa dan teliti kembali data yang tampil tersebut, apabila ada kekeliruan atau anda ingin melakuan perubahan, silahkan anda klik menu sebelumnya yang ada dibagian paling bawah sebelah kanan.

Apabila sudah benar, silahkan anda klik check box “Setuju dengan pernyataan di atas”, dan dilanjutkan dengan meng klik menu lanjutkan.

Tampilan berikutnya adalah laman untuk mencetak tanda bukti pendaftaran yang berisi data peserta antara lain : nama peserta, nomor peserta dan kode verifikasi.

Silahkan tekan cetak bukti ajuan pendaftaran.

Contoh tanda bukti pendaftaran PPDB Online SMP

Silahkan anda simpan dalam bentuk file pdf terlebih dahulu.

Dengan menyimpan dalam bentuk file pdf, anda dapat mencetaknya kembali di lain waktu melalui file pdf tersebut.

Cetak lebih dari satu lembar, sebagai cadangan apabila nantinya bukti pendaftaran yang sudah anda cetak mengalami kerusakan atau hilang.

Setelah anda mencetak bukti pendaftaran, silahkan anda melanjutkan ketahap berikutnya yaitu melakukan verifikasi pendaftaran dengan membawa dokumen / berkas yang menjadi syarat pendaftaran.

Untuk jenjang SMA dan SMK pengisian hampir sama dengan SMP, silahkan anda menyesuaikan dengan petunjuk pengisian di atas.

Demikian informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Petunjuk Petunjuk Pengisian Formulir Pendaftaran Online PPDB SD SMP SMA SMK

Semoga dapat membantu mempermudah anda dalam melakukan pendaftaran online secara mandiri.

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan

Made-chat.com – Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah PPDB Penerapan untuk pendaftaran Peserta Didik Baru di suatu sekolah.

Dengan adanya sistem zonasi yang membebankan sekolah untuk menerima 90% pendaftar dari zona sekolah, 5% siswa berprestasi, dan 5% jalur alasan khusus dan lainnya tentu ada sisi positif maupun sisi negatif dari penerapan sistem tersebut.

Sistem tersebut secara tidak langsung akan memiliki dampak bagi sekolah, peserta didik dan orang tua.

Siswa sebagai objek pembelajaran, tentu akan menerima dampak yang paling besar, dengan adanya sistem zonasi sekolah ini.

Dengan mengetahui Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan tersebut, diharapkan seluruh komponen sekolah dapat menyikapinya dengan bijaksana.

Bagi anda yang ingin mengetahui pengertian sistem zonasi secara umum, silahkan anda lihat di Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah.

Dari uraian posingan di atas, admin sampaikan mengenai apa yang melatar belakangi diadakannya sistem zonasi sekolah, apa dasar hukumnya dan lain-lain.

Sebagai pelengkap, anda juga perlu mengetahui Apa Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah.

Disini admin akan memaparkan beberapa kelebihan dan kekurangan penerapan sistem zonasi sekolah.

Anda yang membutuhkan file Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, silahkan anda unduh di sini.

Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB Penerapan

Kelebihan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB

Anggapan adanya sekolah favorit, terbaik dan unggulan pada suatu sekolah dapat berkurang.

Terjadinya pemerataan peserta didik yang berprestasi.

Dengan adanya pendaftaran dengan sistem zonasi, memungkinkan siswa berprestasi tidak mengelompok di suatu sekolah.

Sekolah mampu saling bersaing, karena setiap sekolah akan memiliki peluang mendapatkan peserta didik berprestasi.

Pemerataan mutu pendidikan dan peningkatan akses dan layanan sekolah.

Memungkinkan sekolah negeri maupun swasta yang tadinya sepi peminat untuk dapat memenuhi kuota pendaftar, karena peserta didik di lingkungan sekolah akan mendaftar di sekolah terdekat.

Dapat mengurangi angka siswa putus sekolah, karena siswa dapat lebih mudah mendaftar di sekolah terdekat.

Beban biaya yang menjadi tanggungan orang tua semakin kecil, karena lokasi tempat tinggal dengan sekolah yang dekat.

Orang tua dapat lebih mudah melakukan pengawasan dan pemantauan kepada putra putrinya.

Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB

Berkurangnya motivasi belajar siswa

Motivasi belajar siswa akan berkurang karena peluang untuk diterima di sekolah terdekat dengan tempat tinggal semakin besar.

Selain itu motivasi belajar siswa juga akan berkurang karena siswa menjadi tidak memiliki impian / target untuk dapat bersekolah di sekolah unggulan.

Siswa memiliki keterbatasan untuk mendaftar sekolah yang diinginkan sesuai dengan zona sekolah.

Apabila suatu sekolah yang di suatu zonasi termasuk sekolah unggulan, maka siswa yang memiliki kemampuan akademik rendah akan kesulitan mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut.

Sekolah-sekolah yang berada di daerah kurang padat penduduknya akan kesulitan memenuhi kuota daya tampung sekolah.

Siswa berprestasi akan lebih sulit mengembangkan kemampuannya.

Dari beberapa dampak positif dan negatif dari diterapkannya sistem zonasi sekolah tersebut di atas.

Maka diharapkan siswa agar terus meningkatkan semangat dalam belajar, walaupun untuk mendaftar di suatu sekolah semakin mudah.

Selain itu, siswa yang berprestasi dapat mempertahankan prestasinya, syukur-syukur dapat memberikan nama harum bagi sekolah yang didaftarnya.

Demikian informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Kelebihan Kekurangan Sistem Zonasi Sekolah untuk PPDB.

Mudah-mudahan dapat memberikan pencerahan untuk anda, sehingga anda dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dari adanya kebijakan zona sekolah dalam PPDB.

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK

Made-cat.com – Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK Pendaftaran Peserta Didik Baru PPDB.

Pelaksanaan pendaftaran sekolah untuk peserta didik baru pada tahun 2018 ini secara umum dibagi menjadi tiga jenis calon pendaftar.

Yang pertama adalah pendaftar melalui jalur zonasi sekolah, berikutnya jalur prestasi dan terakhir adalah pendaftar dari jalur Alasan Khusus.

Besaran dari masing masing jalur pendaftar adalah jalur zonasi 90%, jalur berprestasi 5%, jalur alasan khusus dan lainnya adalah 5%.

Masing-masing jenis jalur pendaftaran khususnya jalur zonasi sekolah tersebut merupakan implementasi dari pasal 15- pasal 17 Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.

Karena aturan ini baru diberlakukan, tentu masyarakat ingin mengetahui apa tujuan dari diadakannya sistem zonasi sekolah tersebut.

Silahkan baca terlebih dahulu Apa Yang Dimaksud Sistem Jalur Zonasi Sekolah SD SMP SMA SMK.

Sebagai informasi juga, silahkan baca juga Kelebihan dan Kekurangan Sistem Zonasi Pendaftaran Sekolah.

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK karena adanya beberapa hal berikut:

Sebelum diberlakukannya sistem zonasi sekolah, tentu kita akan melihat beberapa sekolah di suatu akan mendapatkan jumlah pendaftar yang jumlahnya melebihi kapasitas daya tampung sekolah.

Karena Masyarakat ada yang memberikan label sekolah tertentu adalah sekolah favorit, sekolah terbaik, dan sekolah unggulan.

Ada juga anggapan suatu sekolah hanya standar/ atau biasa biasa saja.

kemudian adalagi anggapan ada sekolah yang jelek, sehingga enggan untuk mendaftar di sekolah yang dianggap jelek tersebut.

Akhirnya dengan anggapan-anggapan tersebut akan mengakibatkan pengelompokan siswa di suatu sekolah / tidak terjadi pemerataan.

Sekolah yang favorit dan unggulan di suatu daerah, tentu akan mendapatkan pendaftar yang rata-rata memiliki nilai yang cukup baik sehingga nantinya akan terjadi kesenjangan prestasi.

Sebagai contoh, misalnya sekolah dalam mengikuti lomba, atau hasil prestasi sekolah.

Hanya sekolah sekolah yang dianggap favorit, sekolah terbaik maupun yang unggulan saja yang selalu unggul.

Dari sisi siswa, kemungkinan akan ada siswa yang kesulitan dalam mendaftar di suatu sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya karena minimnya nilai hasil ujian nasional yang didapatkannya.

Akhirnya siswa tersebut harus sekolah agak jauh dari tempat ia tinggal.

Karena sekolahnya yang jauh tersebut, tentu hal itu akan menjadikan beban yang lebih untuk siswa maupun orang tua / wali murid.

Untuk itulah diperlukan sistem pendaftaran sekolah melalui jalur zonasi.

sehingga siswa yang tinggal di suatu daerah dapat memiliki peluang yang besar untuk diterima di sekolah terdekat tempat ia tinggal.

Dari beberapa ulasan di atas, secara garis besar

Tujuan Sistem Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah SD SMP SMA SMK adalah sebagai berikut:

  1. Terjadinya pemerataan Layanan maupun akses pendidikan.
  2. Menghilangkan paradigma / anggapan di masyarakat akan adanya sekolah favorit, sekolah terbaik, sekolah unggulan di suatu daerah, sehingga setiap sekolah nantinya akan menjadi sekolah favorit di lingkungannya.
  3. Setiap sekolah di suatu daerah baik negeri maupun swasta akan mendapatkan siswa minimal sesuai dengan daya tampung sekolah, karena adanya pemerataan.
  4. Prestasi tidak didominasi oleh sekolah tertentu.
  5. Siswa memiliki peluang untuk sekolah terdekat di tempat ia tinggal.
  6. Orang tua sendiri akan memiliki beban yang lebih ringan dalam menyekolahkan putra putrinya.

Tentunya beberapa tujuan diatas diharapkan memberikan dampak yang positif baik itu bagi pemerintah, sekolah, orang tua maupun siswa.

Dengan adanya sistem yang baru, biasanya tidak terlepas dari pro dan kontra.

Oleh karena itu tentu masyarakat diharapkan dapat bijak dalam menerima penerapan sistem yang baru ini.

PPDB sendiri memiliki tujuan untuk menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan.

Pelaksanaan Pendaftaran Sekolah nantinya dilakukan Secara Online/ dalam jaringan (daring) maupun offline / luring (luar jaringan).

Demikian informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Tujuan dari sistem zonasi sekolah